Perbedaan Spesifik Antara Pityriasis Alba dan Vitiligo

Perbedaan pityriasis alba dan vitiligo yang dijelaskan dibawah merupakan pengalaman nyata dari orang-orang yang mengalaminya.

Perbedaan pityriasis alba dan vitiligo

Munculnya bercak putih pada kulit tentu bisa mengganggu penampilan.

Sebagian orang, mempermasalahkan hal ini karena khawatir jika bercak putih tersebut merupakan gejala dari suatu penyakit.

Adapun kemungkinan dari timbulnya bercak putih tersebut, yaitu karena pityriasis alba atau vitiligo.

Keduanya merupakan jenis dari penyakit kulit yang tidak menular dan tidak berbahaya.

Meski begitu, Anda tetap ingin bercak putih tersebut hilang bukan?

Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan di bawah ini.

Pityriasis Alba

Pit alba atau pityriasis alba merupakan penyakit kulit yang penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Namun seringnya terkena paparan sinar matahari diduga sebagai penyebab terbanyak pit alba.

Ada beberapa pemicu yang membuatnya muncul :

  • Merokok
  • Kelembaban
  • Sabun atau deterjen
  • Sering ada penekanan pada kulit
  • Pakaian yang membuat suhu tubuh menjadi panas

Anak yang berusia antara 3-16 tahun lebih banyak mengalami pit alba dibandingkan dengan orang dewasa.

Berdasarkan survei, pit alba biasa ditemukan di bagian wajah yaitu sekitar dahi, pipi dan dagu.

pityriasis alba penyakit kulitNamun kebanyakan muncul di bagian pipi dengan warna lebih terang dibanding warna kulit sekitarnya.

Bercak putih yang diduga sebagai pit alba bisa meluas dari 5 hingga 30 mm.

Awal munculnya pit alba, ditandai dengan warna kulit yang tampak berwarna merah pucat, atau coklat muda namun tidak dengan batas yang tegas.

Lebih jelasnya pit alba terjadi karena jumlah melanosom berkurang dengan aktivitas melanosit yang menurun.

Pada sebagian penderita, pit alba hanya menimbulkan rasa sedikit gatal dengan kulit yang tampak kering dan sedikit bersisik.

Berikut ini ada kondisi lain yang ternyata bisa memicu perkembangan pit alba pada kulit.

Kondisi yang dimaksud adalah dermatitis, perubahan kulit setelah proses peradangan, pathogenesis jamur/bakteri dan fotosensitifitas.

Fakta menarik yang bisa Anda dapatkan, bahwa ternyata terlalu sering mandi beresiko terkena pit alba.

Itu dikarenakan kebiasan tersebut dapat memicu peradangan sehingga mempengaruhi fungsi pigmen sel pada kulit.

Hipopigmentasi adalah masalah kulit yang terjadi yang disebabkan oleh melanosit yang rusak dan terhambatnya sel-sel yang ada dalam kulit.

Timbulnya penyakit ini, adalah dengan mencari tahu penyebabnya dengan menuliskan daftar apa saja yang telah dilakukan atau makanan/obat apa saja yang telah Anda konsumsi.

Saat anak mencapai usia dewasa atau saat pubertas, pit alba dapat sembuh dengan sendirinya.

Anak-anak yang berisiko tinggi menderita pityriasis alba termasuk mereka yang memiliki riwayat penyakit asma, rhinitis alergi, eksim dan memiliki kulit kering.

Dan penggunaan obat dengan kandungan asam retinoac, steroid topical dan benzoil peroksida memiliki efek buruk bagi kulit yang bisa memicu pit alba.

Vitiligo

Pada kasus vitiligo, penyakit kulit yang satu ini disebabkan oleh penyakit autoimun atau kelainan pigmentasi kulit yaitu melanosit.

Melanosit adalah sel yang bertanggung jawab untuk memproduksi pigmen kulit dan melanin yang memberi warna kulit.

Pada area kulit yang terkena vitiligo, melanosit ini mengalami kerusakan sehingga menimbulkan bercak putih pada kulit.

Bercak putih tersebut akan meninggalkan kesan belang pada kulit.

vitiligo penyakit kulitUntuk vitiligo, bercak putih lebih umum muncul di bagian tangan sekitar jari, punggung tangan, atau siku.

Penyebab vitiligo diduga karena faktor keturunan dan gangguan pada sistem imun tubuh.

Ciri spesifik yang muncul pada vitiligo yaitu bercak putih seperti susu dengan sisi yang tegas dan sama sekali tidak menimbulkan rasa gatal pada kulit.

Vitiligo menyebabkan ketidaknyamanan, iritasi, nyeri, atau kekeringan di kulit.

Batas garisnya tidak beraturan. Penyebarannya mungkin memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.

Penyebab lain yang diduga menimbulkan vitiligo yaitu :

  • sering merasa tegang
  • kulit terkena bahan kimia
  • ketidakseimbangan stres oksidatif genetik
  • keturunan, karena bisa berjalan dalam keluarga
  • membahayakan kulit akibat sengatan sinar matahari atau luka kritis

Itu bisa muncul pada usia berapa pun, namun penelitian menunjukkan bahwa kemungkinannya akan dimulai sekitar usia 20 tahun.

Perbedaan Pityriasis Alba dengan Vitiligo

Berdasarkan penjelasan diatas, dapat kita rangkum perbedaan yang dimiliki oleh pit alba dan vitiligo.

Gejala : rasa gatal timbul pada pit alba, tidak pada vitiligo.

Penyebab : pit alba lebih banyak disebabkan oleh paparan sinar matahari, dan vitiligo disebabkan karena faktor keturunan atau penyakit autoimun.

Letak munculnya bercak : pit alba sering muncul di area wajah, sedangkan vitiligo muncul di area lengan.

Garis bercak : pit alba berbatas tegas dan vitiligo memiliki batas yang tidak beraturan

Namun dengan melihat perbedaan diatas, bisa membantu Anda membedakan apakah bercak tesebut termasuk pit alba atau vitiligo.

Panduan Perawatan

Jika diduga anak Anda memiliki pityriasis alba, menjaga kulitnya agar tetap lembab sangat penting dilakukan. Untuk itu, cobalah cara di bawah ini :

  • Rutin membersihkan wajah.
  • Gunakan pelembab.
  • Hindari paparan sinar matahari.
  • Memperbanyak minum air putih.
  • Mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan yang baik untuk kulit.
  • Menggunakan tabir surya untuk mencegah paparan matahari langsung pada kulit.

Kesimpulan

Itulah penjelasan dari masing-masing kondisi yang sama-sama memiliki gejala munculnya bercak putih pada kulit.

Untuk pengobatan, saya sarankan memilih pengobatan yang khasiatnya sudah teruji klinis demi menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Semoga informasi yang telah saya sampaikan diatas, bisa bermanfaat untuk kita semua.

Salam sehat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *